ACCES MENU
AUTHOR-GUIDELINES
Publication Ethics
IUSTITIA DEI: Jurnal Teologi dan Agama
1. Tujuan Jurnal (Aims and Objectives)
Iustitia Dei: Jurnal Teologi dan Agama bertujuan mengembangkan kajian teologi dan agama yang berkualitas, kontekstual, serta relevan bagi gereja, masyarakat, dan dunia akademik. Berakar pada warisan teologi Reformasi Lutheran, jurnal ini mendorong dialog ilmiah yang terbuka, kritis, dan bertanggung jawab.
- Dialog Teologis Kontekstual. Mendorong dialog dan refleksi teologis yang menghubungkan warisan Lutheran dengan kehidupan gereja dan masyarakat Indonesia.
- Penelitian Teologis Berkualitas. Menerbitkan penelitian asli dan kajian akademik yang mendalam dalam bidang teologi dan agama.
- Pengembangan Teologi Lutheran. Mengkaji warisan teologi Lutheran dalam konteks Indonesia dan Asia Tenggara, termasuk kehidupan dan tradisi HKBP.
- Integrasi Teologi dan Pelayanan. Menghubungkan pemikiran akademik dengan praktik pastoral, pelayanan gereja, dan kebutuhan masyarakat.
- Dialog Ekumenis dan Interdisipliner. Membuka ruang dialog dengan tradisi Kristen lain dan disiplin ilmu yang relevan.
- Teologi Kontekstual dan Keadilan. Mengembangkan refleksi teologis terhadap budaya, pluralisme, keadilan sosial, ekologi, martabat manusia, dan pemberdayaan masyarakat.
2. Fokus Tematik Jurnal
Jurnal memberikan perhatian pada tema-tema berikut, tetapi tidak terbatas pada daftar ini.
Teologi Lutheran dan Konteks HKBP
Pemikiran Martin Luther dalam konteks Indonesia dan Asia Tenggara; identitas teologis dan liturgi HKBP; soteriologi, eskatologi, eklesiologi, sakramen, dan Ekaristi.
Teologi Kontekstual dan Inkulturasi
Dialog iman Kristen dengan budaya Batak dan budaya Indonesia; teologi dan etnisitas; pluralisme; serta kajian gender dalam perspektif teologis.
Teologi Biblika dan Hermeneutika
Penafsiran Alkitab dalam tradisi Lutheran; hermeneutika kontekstual; kritik biblika; dan relevansi pesan Alkitab bagi kehidupan kontemporer.
Teologi Praktika dan Pastoral
Homiletika dan khotbah; konseling pastoral; pendampingan spiritual; liturgi dan doa; pendidikan Kristen; serta katekese.
Teologi Sosial dan Etika
Keadilan sosial; hak asasi manusia; keadilan ekonomi; tanggung jawab ekologis; pemberdayaan masyarakat; dan teologi pembebasan.
Teologi Historis dan Ekumenis
Sejarah pemikiran Lutheran; perkembangan doktrin; dialog ekumenis; dan kehidupan bersama dalam masyarakat majemuk.
Teologi dan Ilmu Pengetahuan
Dialog teologi dengan filsafat, sosiologi, antropologi, dan psikologi; iman dan sains; serta teologi dalam era digital dan transformasi teknologi.
3. Nilai dan Prinsip Editorial
- Standar Akademik. Naskah dinilai berdasarkan kualitas argumentasi, ketepatan metodologi, relevansi, dan kontribusi ilmiahnya melalui proses penelaahan yang transparan.
- Komitmen Teologis. Jurnal berakar pada warisan teologi Lutheran dan terbuka terhadap perkembangan pemikiran teologis kontemporer.
- Kontekstualitas. Artikel diharapkan memperhatikan konteks Indonesia, Asia Tenggara, dan perkembangan global yang relevan.
- Dialog dan Keberagaman. Jurnal membuka ruang bagi beragam perspektif teologis, tradisi gerejawi, dan latar belakang akademik.
- Relevansi Pastoral. Kajian akademik didorong untuk memberikan sumbangan bagi praktik pastoral, kehidupan gereja, dan masyarakat.
- Integritas Akademik. Penulis wajib menjaga orisinalitas karya, kejujuran ilmiah, transparansi metodologi, dan kepatuhan terhadap etika publikasi.
4. Manfaat bagi Pemangku Kepentingan
- Sekolah Tinggi Teologi dan HKBP: meningkatkan visibilitas akademik, memperkuat identitas teologis, serta menyebarluaskan hasil penelitian.
- Teolog dan Akademisi: menyediakan wadah publikasi ilmiah serta mendorong pertukaran gagasan dan kolaborasi penelitian.
- Pendeta dan Pemimpin Gereja: menyediakan referensi untuk pengembangan pastoral, pengambilan keputusan, kepemimpinan, dan misi gereja.
- Mahasiswa Teologi: mendukung pembelajaran, pemikiran kritis, dan penerapan teori teologis dalam konteks nyata.
- Masyarakat Luas: mendorong pemahaman tentang teologi Lutheran dan memperkaya dialog publik mengenai persoalan spiritual, sosial, dan etis.
5. Makna Nama Iustitia Dei
Iustitia Dei berarti “keadilan Allah” dan memiliki makna penting dalam tradisi teologi Reformasi.
- Warisan Teologi Luther. Konsep keadilan Allah berkaitan erat dengan pemahaman Reformasi mengenai pembenaran manusia oleh anugerah melalui iman.
- Relevansi Kontekstual. Nama ini mengarahkan perhatian pada persoalan ketidakadilan sosial, ekonomi, dan struktural dalam kehidupan masyarakat.
- Identitas HKBP. Warisan Lutheran menjadi salah satu landasan untuk merefleksikan panggilan gereja dalam memperjuangkan keadilan dan melayani sesama.
- Kesaksian Profetik. Jurnal mendorong refleksi teologis yang kritis terhadap ketidakadilan dan mendukung kehidupan bersama yang lebih adil.
6. Pedoman Penulisan dan Pengiriman Naskah
6.1 Ruang Lingkup
Jurnal menerima artikel dalam bidang teologi biblika, teologi sistematika, teologi praktika, misiologi, pendidikan agama Kristen, etika Kristen, dan studi agama, termasuk kajian interdisipliner yang relevan.
6.2 Jenis Naskah
Artikel penelitian (Research Article) dan artikel kajian atau tinjauan literatur (Review Article).
6.3 Bahasa
Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Abstrak wajib disediakan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
6.4 Struktur Naskah
- Judul (maksimal 15 kata)
- Nama penulis tanpa gelar
- Afiliasi dan email
- Abstrak (150–250 kata)
- 3–5 kata kunci
- Pendahuluan
- Metode penelitian
- Hasil dan pembahasan
- Kesimpulan
- Daftar pustaka
6.5 Format Penulisan
Font Times New Roman ukuran 12 pt; spasi 1,5; panjang artikel 5.000–8.000 kata; margin 2,5 cm pada semua sisi; dan menggunakan template resmi jurnal.
6.6 Sitasi dan Referensi
Menggunakan APA Style edisi yang ditetapkan jurnal. Penulis dianjurkan menggunakan Mendeley atau Zotero, menyertakan minimal 15 referensi dengan sekurang-kurangnya 70% berasal dari jurnal ilmiah, serta mengutamakan referensi terbitan 10 tahun terakhir jika relevan.
6.7 Etika Publikasi
Penulis wajib menjamin orisinalitas naskah, menghindari plagiarisme, tidak mengirimkan naskah yang sama secara bersamaan ke jurnal lain, dan memastikan persetujuan semua penulis. Jurnal menerapkan prinsip etika publikasi yang sejalan dengan pedoman COPE.
6.8 Proses Review
Naskah diproses melalui sistem double-blind peer review dan ditelaah oleh sekurang-kurangnya dua reviewer. Keputusan dapat berupa diterima, revisi minor, revisi mayor, atau ditolak.
6.9 Pengiriman Naskah
Naskah dikirim melalui sistem OJS jurnal. Penulis perlu membuat akun, melengkapi metadata, dan mengunggah berkas naskah dalam format Microsoft Word (.docx).
6.10 Template Artikel
Penulis wajib mengikuti template resmi yang disediakan pada situs jurnal.
6.11 Biaya Publikasi
Informasi mengenai biaya pengiriman naskah (submission fee) dan biaya publikasi (publication fee) mengikuti kebijakan resmi jurnal yang berlaku.
6.12 Hak Cipta dan Lisensi
Ketentuan hak cipta dan lisensi artikel mengikuti kebijakan resmi jurnal. Jenis lisensi Creative Commons yang digunakan perlu dicantumkan secara jelas pada situs jurnal.
Catatan untuk Pengelola
Sebelum diterbitkan di situs OJS, pastikan ketentuan jumlah kata, persentase referensi jurnal, batas kemiripan, jumlah reviewer, biaya publikasi, dan lisensi telah disahkan serta konsisten dengan kebijakan resmi jurnal.



